Rapat Kerja Komisi IV DPRD - Fokus Bahas Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Pendidikan
Rapat difokuskan membahas anggaran serta program-program prioritas, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pemerataan pendidikan di Provinsi Bali. Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali beserta jajaran. Komisi IV menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, salah satunya terkait kondisi sekolah yang sepi peminat juga perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kinerja dan kepemimpinan kepala sekolah. Komisi IV menekankan pentingnya penerapan sistem evaluasi yang objektif terhadap kinerja satuan pendidikan dan kepala sekolah, termasuk pemberian penghargaan (reward) bagi sekolah yang mampu menunjukkan kinerja dan inovasi yang baik serta pemberian pembinaan maupun sanksi (punishment) secara proporsional bagi sekolah atau pengelola yang tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keadilan dan pemerataan kualitas pendidikan, sekaligus memastikan seluruh sekolah memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik. Komisi IV juga menyampaikan perhatian terhadap kecenderungan tingginya minat peserta didik memilih SMK dibandingkan SMA Negeri. Kondisi ini perlu disikapi secara komprehensif oleh pemerintah daerah dengan melakukan evaluasi terhadap daya tampung, kebutuhan peserta didik, perkembangan dunia kerja, serta relevansi program keahlian yang tersedia. Keterbatasan jumlah guru dibandingkan dengan jumlah peserta didik dapat berdampak terhadap efektivitas dan kualitas proses belajar mengajar. Oleh karena itu, Komisi IV mendorong Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga untuk melakukan pemetaan kebutuhan guru secara menyeluruh serta mencari solusi terhadap kekurangan tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang membutuhkan. Komisi IV DPRD Provinsi Bali berharap seluruh persoalan pendidikan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program yang tepat sasaran. Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan sekolah, kompetensi tenaga pendidik, inovasi program sekolah, pemerataan fasilitas, serta keterlibatan aktif masyarakat.