Dampak COVID-19, Agenda Rapat DPRD Bali Ditunda
Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama menghimbau kepada
anggota Dewan Provinsi Bali untuk tidak melakukan kegiatan yang menghadirkan
banyak orang, terutama mengadakan rapat-rapat di Gedung Dewan.
Namun demikian Anggota DPRD Bali tetap diperkenankan datang
ke kantor, hanya saja tidak mengadakan kegiatan yang menghadirkan banyak orang,
sampai dengan akhir Bulan Maret.
Hal tersebut untuk menyikapi Surat Edaran (SE) Gubernur Bali
Wayan Koster terkait panduan tindak lanjut pencegahan penyebaran virus corona
yang sedang ramai dibicarakan.
Ketua DPRD Bali mengaku saat ini lebih memilih kerja dari rumah. Hal ini
dilakukan sebagai upaya dalam pencegahan seperti himbauan pemerintah Provinsi
Bali. DPRD Bali mengikuti SE Gubernur mengurangi kegiatan-kegiatan yang
melibatkan banyak orang dan saya kerja dari rumah.
Hal yang sama juga diakui Sekretaris Dewan Gede Suralaga,
menyatakan memang agenda dewan ditunda sampai akhir Bulan Maret.
Menurutnya, sesuai dengan SE Gubernur, para pegawai di Sekretariat DPRD Bali mulai bekerja dari rumah sejak dua hari yang lalu. Hanya Sekwan, Para Kabag dan Kasubag tetap ngantor, dengan menerapkan PHBS.{humasdewanbali}