Rapat Paripurna Pakai Bahasa Bali

 

anggota dewan dalam sidang paripurna

Ada yang spesial dari Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali dalam rangkaian peringatan HUT ke-57 Provinsi Bali yang di gelar Gedung Dewan Niti Mandala Denpasar, 14 Agustus 2015. Seluruh peserta rapat paripurna wajib berpakaian adat. Selain itu, bahasa pengantarnya juga menggunakan Bahasa Bali Singgih (halus).

Rapat Peripurna Istimewa DPRD Bali di Gedung Dewan, Jumat (14/8), benar-benar beda dari biasanya. Selama ini, rapat paripurna selalu mengenakan pakaian dinas bagi pesertanya. Bahasa pengantar dalam sidnag paripurna selama ini pun selalu menggunakan Bahasa Indonesai. Tapi, khusus untuk sidnag paripurna peringatan HUT ke-57 Provinsi Bali, dilakukan serba local.

Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali, I Wayan Suarjana, mengatakan penggunaan pakain adat dan Bahasa Bali Singgih ini sesuai dengan aturan Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang HUT Pemprov Bali. Berdasarkan Perda 1/2013 itu, setiap peringatan HUT haruslah mengedepankan budaya lokal dan adat yang ada.

“Penggunaan pakaian adat ini adalah bagain dresta yang berlaku dan diatur Perda Provinsi Bali. Karena hari ini adalah sidnag paripurna serangkain HUT Provinsi Bali, makanya peserta berpakaian adat. Bahasa pengantarnya juga Bahasa Bali Singgih. Pelaksaan Perda 1/2013 ini sudah diberlakukan sejak tahun lalu.

Rapat Paripurna Istimewa di Gedung Dewan, Jumat kemarin, dipimpin Ketua DPRD Bali dari Fraksi PDIP, Nyoman Adi Wiryatama, didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry(Fraksi Golkar), dan Wakil Ketua DPRD Bali IGB Alit Putra (Fraksi Demokrat). Rapat paripurna juga dihadiri Gubernur Bali Mangku Made Pastika, Wagub Ketut Sudikerta, jajaran Pejabat Eselon II Pemprov Bali, serta sejumlah unfangan dari Forum Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida).

Banyak yang kecewa dengan pelaksanaan rapat paripurna yang bernuansa serba lokal ini. Kewajiban menggunakan Bahasa Bali Singgih itu berlaku mulai sambutan MC, Ketua Dewan, pidato Gubernur, hingga doa oleh Kepala Agama Provinsi Bali AA Gede Wirawan.

“Tityang matur ring ida dane, sane mangkin jagi kemargiang paruman paripurna istimewa (Saya menyampaikan kepada saudara sekalian rapat paripurna istimewa akan dilaksanakan sekarang, Red),” ujar Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, ketika membuka Rapat Paripurna Istimewa serangkaian HUT ke-57 Provinsi Bali.

Yang paling bingung dengan pelaksaan rapat paripurna bernuansa serta lokal ini adalah kalangan wartawan. Banyak wartawan yang tidak paham apa isi pidato pengantar dalam rapat paripurna tersebut, karena menggunakan Bahasa Bali Singgih. “ Saya nggak mengerti seluruh isi pidato. Sebab, dari awal sampai akhir menggunakan Bahasa Bali Halus, “ ujar salah seorang wartawan asal Jawa Timur yang meliput Rapat paripurna istimewa DPRD Bali.

Seusai rapat paripurna kemarin, Sekwan Wayan Suarjana mengatakan staf Sekretariat DPRD Bali sebelumnya telah mempersiapkan dengan matang sambutan pengantar Ketua Dewan maupun MC. “Ya, supaya tidak ada kata-kata yang salah. Makannya, persiapan dilakukan dengan matang, karena menggunakan Bahasa Bali Singgih. Kalau tidak, bisa berbeda artinya”.

Sedangakan Ketua Dewan, Adi Wiryatama, mengatakan sidang paripurna istimewa yang menggunakan pakaian adat Bali dengan bahasa pengantar Bahasa Bali Singgih ini, memaksa dirinya harus melakukan persiapan. “Untung saya sering ikut mesanti, sehingga Bahasa Bali Alus sudah tidak kaku diucapkan di lidah, “ujar Adi wiryatama. “Teks sambutan pengantar berbahsa Bali Singgih telah saya pelajari selama 5 menit sebelum sidang dimulai, “ lanjut mantan Bupati Tabanan dua kali periode (2000-2005 dan 2005-2010) ini.

Sementara itu, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali di Gedung Dewan, juga diwarnai dengan hiburan bondres dari Sekaa Kesenian Bondres Dwi Mekar, Kabupaten Buleleng, pimpinan I Nyoman Durpa. Bahasa pengantar bondres juga menggunakan Bahasa Bali Singgih.

Banyak pesan moral yang disampaikan dalam babondresan. Di antaranya, pejabat esekutif dan legislstif harus selalu kerjasama dan tidak boleh saling tindih. Para pemain lawaknya bondres yang kerap dipakai untuk acara sosialisasi Program Bali mandara ini juga sempat menyindir para wakil rakyat dan Gubernur, supaya lebih sering turun ke tengah rakyat. “Karena pemimpin yang hadir di tengah rakyat adalah pemimpin yang peduli nasib rakyatnya“. (KL)

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: A.A Kompiang Raka, SH

Tempat/Tgl Lahir: Denpasar, 29 Juli 1958

Alamat/Domisili: Jl. Intaran NO.9 Sanur Kauh, Denpasar

Agama: Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Wayan Kariarta, S.SOS

Tempat /Tgl Lahir: Denpasar, 8 Juni 1967

Alamat/Domisili: Padang Sambian, Denpasar

Agama: Hindu

Pendidikan terakhir: S1

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Ir. I Gusti Putu Budiarta

Tempat/Tgl Lahir: Denpasar,4 Juni1966

Alamat/Domisili: Jl.Pulau Saelus No75,PedunganDenasar

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Gusti Ngurah Adhi Ardhana, ST

Tempat/Tgl Lahir: Denpasar25 Pebruari 1973

Alamat/Domisili: Jl.Badak I No.16 Denpasar

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir:S1

 

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Ketut Tama Tenaya,SS,M.Si

Tempat/Tgl Lahir: Badung, 3 Desember 1963

Alamat/Domisili: Jl. Pratama No.93, Benoa, Kab Badung

Agama: Hindu

Pendidikan Terakhir:S2

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Wayan Diesel Astawa, SE

Tempat/Tgl Lahir:Badung, 11 Mei 1971

Alamat/Domisili: Br. Giri Dharma, Desa Ungasan, Kec.Kuta Selatan, Badung

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos.,M.Si

Tempat/Tgl Lahir: Baturiti, Januari 1953

Alamat/Domisili: Jl. Anyelir 531 Tabanan

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S2

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Ketut Purnaya,S.Sos

Tempat/Tgl Lahir: Tabanan, 15 Desember 1962

Alamat/Domisili: Dusun Umadiwang Kangin, Belayu Tabanan

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir:S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Gede Suambe, SE,M.Si

Tempat/Tgl Lahir: Br.Padangan,30 Desember 1962

Alamat/Domisili:Br.Padang, Desa Padangan,Kec Pupuan,Kab. Tabanan

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S2

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Ida Bagus Ketut Birawa,SH

Tempat/Tgl Lahir: Penyaringan, 26 Agustus 1963

Alamat/Domisili: Br.Bale Agung, Desa Yehembang, Kec.Mendoyo, Kab.Jembrana

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: I Wayan Rayun,S.Ag.,MM

Tempat/Tgl/Lahir: Jembrana, 30 Desember 1963

Alamat/Domisili: Lingkungan Sangkar Agung

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir:S2

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Drs.Gede Kusuma Putra,AK,MBA,MM

Tempat/Tgl Lahir: Singaraja,8 Juni 1961

Alamat/Domisili: Jl.Dewata II No.2 Sidakarya, Denpasar

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S2

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Drs. I Ketut Kariyasa Adnyana,SP

Tempat/Tgl Lahir: Busungbiu,23 September 1969

Alamat/Domisili:Perumahan Puri Sambada Blok D No.68, desa Canggu,Kec Kuta Utara, Kab.Badung

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Dewa Made Mahayadnya,SH

Tempat/Tgl Lahir: Singaraja, 19 Juli 1967

Alamat/Domisili:Jl.Gunung Payun I No.7 Padangsambian Kelod

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

A.A Kompiang Raka, SH

Nama: Dewa Nyoman Rai,SH

Tempat/Tgl Lahir: Tembok, 27 Desember 167

Alamat/Domisili:Perum Taman Graha Permai Blok G No3, Jimbaran Badung

Agama:Hindu

Pendidikan Terakhir: S1

 

logo bali

RENCANA KEGIATAN TAHUNAN DPRD PROVINSI BALI TAHUN 2016 MASA SIDANG DPRD PROVINSI BALI

Download Rencana Kegiatan

logo bali

RENCANA JADWAL KEGIATAN MENURUT MASA SIDANG DPRD PROVINSI BALI TAHUN 2016

Download Jadwal Kegiatan

logo bali

KEPUTUSAN TENTANG KRENCANA KERJA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BALI TAHUN SIDANG 2016

Download Keputusan

Alamat

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BALI
Jl. DR. Kusuma Atmaja No.3, Renon, Denpasar
No telepon (0361) 234662

Berdasarkan Bulan

Pencarian